Syarat Mendapatkan Rumah Bersubsidi

Setelah beberapa waktu akhirnya bisa posting lagi, didapat dari halaman sebelah yang memuat tentang informasi cara mendapatkan ruamh bersubsidi.

Fengshui : Lima Tips Membuat Kamar Mandi di dalam Kamar tidur

Kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur makin banyak diminati. Bahkan menurut pengamatan kami, tidak kurang dari 80% pemilik rumah ingin memiliki kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur.

Fengshui : Enam Hal Seputar Pintu

Menurut ilmu feng shui, pintu adalah “mulut” rumah, tempat masuknya energi ke dalam rumah. Arah hadap dan letak pintu yang tepat akan berpengaruh pada baik-buruknya peruntungan penghuni.

Lima Hotel Unik Untuk Liburan

Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk melakukan liburan. Tetapi, apakah Anda sudah menentukan pilihan kemana akan berlibur? Dirangkum dari laman businessinsider.com.

18 Bank Yang Masih Menawarkan Suku Bunga Rendah 2014

Pada 12 November lalu, Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan 0,25% menjadi 7,5%. Padahal hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%.

Jumat, 10 Juli 2015

Empat Tips Penting dalam Memilih Cat



Cat merupakan elemen penting dalam mempercantik tampilan rumah, terutama di saat hari raya Lebaran. Selain memperindah tampilan, cat juga memiliki fungsi untuk melindungi tembok.
Di sisi lain, cat merupakan bahan padat yang dicairkan dengan campuran bahan kimia tertentu yang dapat mengganggu kesehatan.
Agar rumah tampil cantik dan penghuni sehat, ada empat hal yang harus dicermati dalam memilih cat:
1. Ramah Lingkungan dan Aman
Kesehatan penghuni adalah hal yang utama. Untuk itu, pilihlah cat tembok yang ramah lingkungan. Cat yang aman bagi kesehatan tidak mengandung bahan kimia timah hitam (Pb) dan merkuri (Hg).
Selain itu, pilih juga cat yang berlabel free leadlow volatile organic compound (VOC). Cat yang ramah lingkungan juga tidak mengeluarkan bau yang menusuk hidung.
2. Bedakan Eksterior dan Interior
Pilihlah cat sesuai lokasi pengaplikasian. Untuk pengecatan ruang luar, pilih cat yang tahan terhadap paparan sinar matahari, hujan, dan perubahan suhu. Tujuannya agar cat tidak mengalami kerusakan seperti lapisan retak-retak dan warnanya tak mudah pudar. Sebagian produsen menyebut cat eksterior dengan nama weatherproofweathershiled, weathercoat, daneasyshield.
Untuk cat interior, beberapa kriteria yang harus Anda perhatikan adalah kemudahan perawatan dan warna yang tahan lama. Dengan demikian, pengecatan ulang tiap tahun pun bisa diminimalkan.
3. Lapisan Antijamur
Bila rumah Anda sering terkena banjir, pilih cat yang mengandung lapisan antijamur—baik dinding eksterior maupun interior. Kondisi pascahujan yang lembap membuat jamur bisa berkembang biak dengan cepat, salah satunya di dinding rumah. Jika tak ditangani dengan cepat, jamur bisa mengeluarkan spora yang bisa merusak lapisan cat tembok.
4. Mudah Dibersihkan
Cat yang tahan noda dan mudah dibersihkan juga pilihan tepat untuk tembok rumah.  Cat ini merupakan bentuk investasi, karena Anda tak perlu sering mengecat ulang lantaran noda coretan anak atau tanah.
Bila menginginkan hasil setengah mengilap, tahan gores dan tahan gosokkan, Anda bisa memilih cat jenis vynil silk atau pearl go. Cat jenis ini amat mudah dibersihkan cocok digunakan pada dapur, garasi, kamar mandi, atau tempat-tempat lain yang rawan kotor. Namun ingat, noda yang bisa di bersihkan bersifat waterbase.

Sumber : Rumah.com

Kamis, 09 Juli 2015

Tips Rumah Aman Saat Mudik Lebaran

Meninggalkan rumah dalam keadaan kosong saat mudik Lebaran memang riskan. Tak jarang terjadi pencurian dan perampokan di saat musim libur panjang ini.
 
Agar rumah aman saat ditinggal mudik, berikut beberapa tips yang perlu Anda lakukan :
1.       Kunci pintu dan jendela
      
      Sebelum meninggalkan rumah jangan lupa mengunci pintu dan jendela rumah Anda.

2.       Nyalakan lampu

Di beberapa bagian rumah seperti kamar atau ruang tamu,nyalakan lampu agar rumah terkesan berpenghuni. Bisa juga gunakan lampu bersensor cahaya yang akan otomatis menyala pada sore hari dan mati di pagi hari

3.       Pasang alarm atau kamera CCTV di titik strategis
Jika memiliki dana lebih, pasang alarm atau kamera CCTV seperti di halaman, kamar dan ruang keluarga. Anda juga bisa gunakan tenaga keamanan dari perusahaan penyedia jasa pengamanan. 

4.       Cabut semua peralatan listrik dan perabot rumah tangga.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan sekaligus menghemat listrik, cabut selang gas serta kompor, matikan pompa air/ PAM, serta semua colokan dan peralatan listrik yang tidak digunakan. 

5.       Titipkan barang berharga di bank / rumah pegadaian
Jangan simpan barang-barang berharga Anda di lemari rumah. Sebaiknya barang-barang tersebut dititipkan di bank atau rumah pegadaian agar aman.

6.       Simpan dokumen penting di tempat aman
Jangan lupa menyimpan dokumen-dokumen seperti ijazah, kartu keluarga atau surat penting lain di tempat yang aman. Dokumen tersebut mungkin tak berharga bagi orang lain, tetapi sangat penting bagi Anda

7.       Lapor kepergian Anda ke ketua RT/RW dan tetangga sekitar
Sebelum meninggalkan rumah, laporkan kepergian Anda dan tinggalkan nomor telepon yang bisa dihubungi jika terjadi hal-hal darurat kepada ketua RT/RW serta tetangga terdekat.

8.       Informasikan rencana mudik kepada petugas keamanan
Jika lingkungan Anda memiliki tenaga keamanan, informasikan rencana mudik Anda dan mintalah bantuan untuk mengontrol rumah. Sedikit uang tip bisa membuat urusan Anda lancar. 

9.       Titip hewan peliharaan
Jika Anda mempunyai hewan peliharaan, titipkan ke tempat penitipan hewan atau orang yang dapat dipercaya, agar hewan kesayangan tetap sehat dan terawat.

10.   Beritahu agen Koran untuk tidak mengirim selama Anda pergi.
Bagi Anda yang berlangganan koran, beritahukan kepada pihak agen untuk tidak mengirim agar tidak terjadi penumpukan di depan rumah selama Anda pergi. Atau bisa juga Anda titipkan kepada tetangga terdekat .

Selamat mudik…

Sumber : Rumah.com

Jumat, 03 Juli 2015

Daftar Harga Material Bangunan Juli 2015


Mendekati Lebaran, sebagian besar material bangunan tidak mengalami perubahan harga, kecuali semen, asbes, dan cat.
Harga semen sedikit mengalami kenaikan, sementara harga asbes naik Rp4000 per lembar.
Kabar gembira buat Anda yang ingin mengecat rumah, karena harga cat justru mengalami penurunan.
Redaksi Rumah.com sangat berterimakasih atas sumbang saran dan informasi dari Anda. Jika Anda memiliki informasi harga bangunan di luar Jabodetabek, dapat menghubungi kami via email.
Berikut ini harga ritel material bangunan di wilayah Jabodetabek pada bulan Juli 2015. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Semoga bermanfaat.

Sumber : Rumah.com

Rabu, 01 Juli 2015

Tips Renovasi Rumah Jelang Lebaran



Mempercantik rumah menjelang Hari Raya Idul Fitri memang menjadi budaya sebagian orang. Pasalnya, Lebaran identik dengan silaturahmi—saling mengunjungi—sehingga wajar jika rumah harus apik dipandang mata.
Renovasi rumah sebaiknya difokuskan pada dua hal: atap yang bocor (waterproofing) dan pengecatan (eksterior dan interior). Untuk Anda, Edward Soeriadiredja, Marketing Manager FixPro Indonesia berbagi kiat.
Atap Bocor
  • Atap yang bocor terlebih dahulu harus dibersihkan, jangan sampai ada kotoran yang menempel, karena akan mengganggu proses waterproofing.
  • Perhatikan cuaca. Cuaca yang panas paling cocok untuk melakukan penambalan atap bocor. Namun, saat ini sudah ada teknologi waterproofing yang bisa diaplikasikan di permukaan basah.
  • Setelah proses waterproofing, tutup dengan plastik agar tidak terkena air. Biarkan setidaknya selama 24 jam.  
Dinding dan Pengecatan
  • Perlu diperhatikan bahwa cat eksterior berbeda dengan interior. Untuk eksterior sebaiknya menggunakan cat weather shield yang tahan terhadap perubahan cuaca.
  • Periksa retakan di dinding yang membuat penampilan dinding menjadi jelek. Belah plesteran dinding dengan mesin pemotong selebar 5 cm. Tambal dengan adukan semen dan pasir.
  • Penggunaan mesin potong lebih baik ketimbang membuka plesteran tembok dengan pahat besi, karena hasil potongan dan tambalannya akan lebih bagus.
  • Untuk dinding lembap—biasa disebut ompol—perlu dicari penyebabnya. Setelah dibersihkan, dinding lembap bisa dilapis dengan cat alkali sebagai cat dasar. Baru kemudian dicat dengan cat tembok biasa dengan warna kesayangan Anda.
  • Pengecatan bisa dilakukan dengan kuas atau rol. Penggunaan rol lebih disukai karena mampu mempercepat pengecatan, sementara kuas digunakan untuk mengecat bagian yang sempit. Tetapi perlu diingat, memakai rol membuat penggunaan cat lebih boros.
  • Perlu diingat, Anda harus melindungi furnitur dan perabot rumah selama pengecatan agar tak terkena cipratan cat. Tutuplah dengan plastik atau koran.
  • Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah cat meninggalkan bau yang menyengat dan tak jarang membuat pening. Untuk itu, lakukan pengecatan setidaknya pada H-7 sebelum Lebaran, sehingga rumah sudah bebas bau cat.
Selamat menyambut Lebaran!

Sumber : Rumah.com

Jumat, 26 Juni 2015

Keunggulan KPR Syariah


Pada KPR Syariah, yang ditransaksikan adalah barang (dalam hal ini rumah) dengan prinsip jual-beli (murahabah). Sementara KPR Konvensional, yang ditransaksikan adalah uang.
Berikut beberapa Keunggulan KPR Syariah dibandingkan KPR Konvensional  :
  1. Cicilan Tetap (fix)
Bank Syariah menerapkan cicilan tetap (fix) hingga akhir masa tenor, tidak seperti bank konvensional yang naik turun mengikuti fluktuasi suku bunga di pasar.
2. Tidak mengenal Value of Money
Konsumen (debitur) yang terlambat atau menunggak pembayaran tidak akan dikenakan denda, begitu pula konsumen yang ingin melunasi cicilan sebelum waktunya.
 3. Halal
Sesuai fatwa Dewan Syariah Nasional, KPR Syariah telah memenuhi unsur transaksi syariah sehingga dijamin kehalalannya.
 4. Tidak menerapkan compound interest
Sistem bunga angsuran dihitung berdasarkan pengaruh inflasi yang sudah dibicarakan sebelumnya antara pihak bank dengan calon pemilik rumah. Sehingga tidak ada bunga berganda (compound interest) dalam penghitungan margin atau angsurannya.

Minggu, 21 Juni 2015

Tips Menata Rumah untuk Berbuka Puasa



Bulan Ramadhan telah tiba. Selain meningkatkan ibadah, bulan suci ini pun sering dijadikan momen silaturahmi dengan saudara maupun sahabat. Salah satunya dengan buka puasa bersama.
Lantas, bagaimana tips mendesain rumah untuk buka puasa bersama?

Tahap awal, menyediakan ruang yang lapang dengan menggeser beberapa furnitur.
Selain untuk tempat berkumpul saat berbuka, ruangan ini juga bisa dipakai sebagai tempat sholat berjamaah.

Jadikan ruang makan sebagai pusat kegiatan, tapi jangan lupakan ruang lain disekitarnya.
Mau tahu tips lengkapnya? Cermati penuturan arsitek Erlina Anastasia dalam link video berikut Rumah.com

Rabu, 17 Juni 2015

Tips Memilih Pemanas Air (Water Heater)






Kendati Indonesia merupakan negara tropis, namun produk pemanas air (water heater) cukup digemari. Apalagi bagi mereka yang peduli dengan kesehatan.


Mandi dengan air hangat dipercaya dapat meringankan sakit ringan seperti batuk dan flu, meringankan migrain dan stres, serta membuat tidur lebih berkualitas.

Menurut Aquinas Adipraja Rulan, Direktur Utama PT Bernadi Utama—pemegang resmi pemanas air Solahart dan Handal—untuk memilih water heater yang sesuai, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

“Ada tiga hal utama, yakni produk harus berkualitas, harga sesuai dengan kantong, dan after sales service-nya bagus,” kata Aquinas kepada Rumah.com beberapa waktu lalu.

Water Heater Listrik atau Tenaga Surya?
Idealnya, imbuh Aquinas, water heater menggunakan tenaga matahari (solar panel), karena lebih hemat dan ramah lingkungan. Tetapi ada lokasi yang tidak memungkinkan untuk dipasang water heater dengan solar panel, seperti di apartemen.
Pemanas air dengan solar panel memiliki kapasitas tangki minimal 150 liter, cocok untuk rumah berukuran besar atau hotel. Sementara pemanas air tenaga listrik kapasitasnya hanya 35 liter hingga 80 liter.
“Jadi, untuk rumah berukuran kecil atau unit apartemen sebaiknya menggunakan pemanas air listrik,” katanya.
Di sisi harga, pemanas air tenaga surya pun terbilang tinggi, yakni berkisar Rp20 juta per unit, sedangkan pemanas air listrik hanya Rp2 juta – Rp3 jutaan.
“Akan tetapi pemanas air dengan solar panel bisa jadi ‘investasi’ tersendiri, karena bisa berumur 15 sampai 20 tahun,” jelas Aquinas.
Lantas, bagaimana jika cuaca mendung atau tak ada pasokan listrik? Aquinas menjelaskan, suhu maksimal water heater bisa mencapai 60° celcius. Tanpa pasokan energi, heat lost-nya hanya 2° celcius per hari.

Sumber :Rumah.com

Selasa, 09 Juni 2015

Keuntungan Memiliki Rumah Mungil



Memiliki rumah mungil tidak selalu membawa kesengsaraan, terutama bagi Anda yang tahu bagaimana cara menikmatinya. Jika dirawat dengan baik, rumah mungil yang bersih, sehat, dan nyaman bisa menjadi surga buat penghuninya.
Dirangkum dari laman freshome.com, berikut keuntungan-keuntungan yang bisa Anda dapatkan dengan memiliki rumah berukuran kecil.
Hemat Uang
Rumah kecil tidak membutuhkan furnitur yang banyak, karena jika terlalu banyak furnitur, rumah Anda justru akan terlihat sumpek. Dengan tidak banyak membeli furnitur maka Anda dapat menghemat uang.
Bebas Stres
Rumah berukuran kecil bisa menghindarkan rasa stres terutama saat datang waktunya beres-beres dan bersih-bersih rumah. Jika rumah Anda berukuran besar, maka pikiran Anda sudah tersita untuk mengatur waktu kapan gilirannya membersihkan bagian-bagian dari rumah, dan bisa jadi Anda stres duluan sebelum mengerjakannya.
Hemat Energi
Rumah mungil akan membutuhkan listrik dan air yang tidak banyak. Energi Anda ketika membersihkan rumah pun tidak akan terkuras.
Pergi Tanpa Was-was
Keuntungan ini akan sangat terasa khususnya saat Anda mudik lebaran nanti. Anda akan tenang meninggalkan rumah mungil Anda di bawah pengawasan petugas keamanan lingkungan, karena tidak membutuhkan energi yang berlebih dalam mengawasinya.
Memunculkan Kreativitas
Dengan luas ruangan yang terbatas, maka Anda dipaksa untuk menciptakan kreasi unik dan fungsional untuk menciptakan ruangan yang nyaman. Contohnya Anda akan dapat berkreasi membuat tempat penyimpanan alternatif, atau Anda akan berkreasi menciptakan tempat tidur anak yang menyatu dengan meja belajarnya.
Jadi, masih ingin punya rumah megah?

Sumber : Rumah.com

Jumat, 05 Juni 2015

Aplikasi Wallpaper di Rumah

Sesuai namanya, wallpaper memang digunakan untuk menutup dan menghias dinding. Akan tetapi, ternyata wallpaper juga dapat digunakan untuk melapis furnitur atau aksesori rumah.
Dilansir dari laman homedit.com, berikut alternatif penggunaan wallpaper sebagai pemanis ruangan.





MejaWallpaper dapat dimanfaatkan sebagai taplak meja. Mungkin Anda merasa meja sudut di ruang tamu terlalu sepi warnanya atau malah terdapat banyak noda dan goresan di permukaannya. Wallpaper dapat membuat penampilan meja lebih menarik. Caranya, cari motif walllpaper yang sesuai dengan tema ruangan Anda, lalu potong tepat ukuran penampang atas meja. 

Pengganti LukisanSelain lukisan dan foto-foto keluarga, wallpaper juga dapat digunakan sebagai materi hiasan dinding. Gunting wallpaper sesuai luas pigura atau sesuai keinginan, lalu tempel di dinding. Dinding pun tidak akan terlihat biasa-biasa saja.



Backdrop Lemari BukuBuku-buku koleksi yang berharga pun berhak mendapatkan tempat yang layak—bukan hanya lemari kayu biasa. Gunting wallpaper sesuai ukuran lemari dan tempelkan di belakang, samping, atau di seluruh permukaan lemari buku.




Dekorasi Peralatan DapurPeralatan dapur sering dianggap tidak dapat diberikan kreasi apapun. Tapi faktanya, Anda dapat menghias peralatan dapur seperti kulkas, microwave, atau meja dapur dengan wallpaper. Dengan demikian, perlengkapan dapur pun akan terkesan eksklusif.


Pelapis Anak TanggaApakah anak tangga di rumah terlihat monoton? Wallpaper dapat mempercantik tampilannya. Pastinya tidak keseluruhan anak tangga akan Anda lapisi dengan wallpaper. Berikan sentuhan wallpaper di sisi vertikal anak tangga atau di pinggir sisi mendatar supaya anak tangga tidak licin.
Bagaimana, apakah Anda siap mempraktikkannya akhir pekan ini? Selamat mencoba!

Sumber : Rumah.com


Rabu, 03 Juni 2015

Tips Mengecat Dinding Rumah






Menghias dan mengecat rumah merupakan hal yang paling banyak dilakukan untuk menyambut Lebaran. Akan tetapi, mengecat tidak dapat dilakukan sembarangan. Ada teknik dan trik tertentu yang harus diperhatikan, agar mendapatkan hasil yang diharapkan.

Dinukil dari laman Wikihow, berikut ini tips-nya untuk Anda:

1. Sebelum memulai pengecatan, hal yang harus dilakukan adalah membersihkan ruangan dan menutup bagian ruangan yang dapat terkena cipratan cat dengan koran atau lakban.
Baca: Tips Renovasi Rumah Jelang Lebaran

2. Mulai mengecat bagian sudut dinding. Celupkan 1/3 bagian kuas, lalu tekan dan sapu secara perlahan di atas permukaan dinding. Cat bagian sudut dan tepi ruangan dengan lebar sekitar 5 cm.

3. Untuk bagian tengah dinding, gunakan rol. Untuk mendapat hasil yang baik, sebelum dicelupkan ke dalam cat, basahi rol dengan air untuk cat berbasis lateks atau dengan thinner untuk cat berbasis minyak.
Baca: Tips Mengecat Kamar Anak

4. Isi baki atau bak dengan cat secukupnya. Lebih banyak cat tidak selalu mendatangkan hasil yang lebih baik.

5. Celupkan rol ke depan dan ke belakang sehingga cat merata di seluruh permukaan rol, kemudian tiriskan cat di bagian belakang bak.

6. Cat dinding dengan bentuk huruf “W” atau “M”. lanjutkan pengecatan hingga seluruh permukaan dinding tertutup cat.

7. Saat melakukan gerakan “W” atau “M”, jangan angkat rol dari dinding. Teruskan mengecat hingga cat di rol habis.
Baca: Tips Mengecat Rumah di Daerah Tropis

8. Ketika cat dalam baki sudah terlihat mengelupas dan mengering, itu tandanya Anda harus menambah cat yang baru.

9. Setelah pengecatan rata, biarkan cat mengering beberapa jam.

10. Jika dirasa perlu, lakukan pengecatan ulang hingga mendapat hasil terbaik.
Selamat mencoba!

Sumber : Rumah.com