Syarat Mendapatkan Rumah Bersubsidi
Setelah beberapa waktu akhirnya bisa posting lagi, didapat dari halaman sebelah yang memuat tentang informasi cara mendapatkan ruamh bersubsidi.
Fengshui : Lima Tips Membuat Kamar Mandi di dalam Kamar tidur
Kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur makin banyak diminati. Bahkan menurut pengamatan kami, tidak kurang dari 80% pemilik rumah ingin memiliki kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur.
Fengshui : Enam Hal Seputar Pintu
Menurut ilmu feng shui, pintu adalah “mulut” rumah, tempat masuknya energi ke dalam rumah. Arah hadap dan letak pintu yang tepat akan berpengaruh pada baik-buruknya peruntungan penghuni.
Lima Hotel Unik Untuk Liburan
Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk melakukan liburan. Tetapi, apakah Anda sudah menentukan pilihan kemana akan berlibur? Dirangkum dari laman businessinsider.com.
18 Bank Yang Masih Menawarkan Suku Bunga Rendah 2014
Pada 12 November lalu, Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan 0,25% menjadi 7,5%. Padahal hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%.
Jumat, 22 April 2016
Syarat Rumah Sehat dan Bahagia Menurut Feng Shui
Jumat, 12 Februari 2016
Gaya Kontemporer Pada Ruangan
- Pilihan warna netral dan gelap
- Garis yang jelas dan halus
- Karya seni warna warni
- Penyimpanan yang rapi
- Color blocking
- Nuansa nyaman dan cozy
- Motif dan pola
- Warna pop yang cerah
- Feminim
- Minimali
Kamis, 26 November 2015
Manfaat Rumah Minimalis bagi Kesehatan
Selasa, 20 Oktober 2015
Tips Cerdas Melunasi Pembayaran Rumah
Dilihat dari masa tenornya, kredit pemilikan rumah (KPR) terbagi menjadi dua: jangka pendek (short term) dan jangka panjang (long term). Memilih jangka waktu cicilan pun ada triknya. Jika selisih suku bunga dengan deposito tinggi (lebih dari 5%), lebih baik mencicil properti dengan short term atau di bawah lima tahun.
Jumat, 16 Oktober 2015
11 Warna Interior Rumah yang Tepat Menurut Feng Shui
- Kuning – Elemen Bumi : cerah, nourishing, dan kebahagiaan
Saran : Ditempatkan di dapur, kamar anak dan ruang tamu.
- Merah – Elemen Api : gairah, keberanian, dan romantis
Saran : Bisa digunakan sebagai warna dekorasi ketimbang warna dinding.
- Hijau – Elemen Kayu: pertumbuhan, kesehatan, dan semangat
Saran : Ditempatkan di ruang yang berkaitan dengan keluarga.
- Orange – Elemen Api : sosial, terbuka, optimis.
Saran : Selain untuk warna rumah, juga bisa untuk perkantoran namun harus diselaraskan dengan arah mata angin dan kegunaan ruangan.
- Putih – Elemen Logam : kepolosan, kesegaran, awal yang baru
Saran : Bisa dipadukan dengan warna yang kontras. Bisa digunakan pada ruang meditasi atau kamar mandi.
- Biru – Elemen Air : hening, ketenangan dan perdamaian
Saran : Biru lembut adalah pilihan Feng Shui yang sangat baik untuk kantor, rumah atau ruang belajar anak. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa anak-anak akan lebih baik dengan stimulus warna biru lembut, dibandingkan warna putih.
- Abu-abu – Elemen Logam : bersih dan netral
Saran : Tempatkan pada ruang tamu, ruang masuk rumah atau kantor. Hindari warna abu-abu dalam porsi yang besar seperti pada kamar tidur.
- Ungu – Elemen Api : royal, misterius, mulia.
Saran : Warna ungu memberikan getaran yang kuat. Cocok untuk ruang meditasi.
- Merah Muda – Elemen Api : lembut, menenangkan, dan mencintai
Saran : Warna merah muda dapat digunakan di mana saja hingga ruang cucian.
- Warna Hitam – Elemen Air : tak diketahui, tak terbatas, menyerap
Saran : Hitam bisa digunakan untuk segala dekorasi. Namun hindari untuk kamar bayi, atau area masuk ruang makan dan dapur.
- Warna Coklat – Elemen Kayu : kekuatan, dasar, stabilitas
Saran : Baik ditempatkan di dapur, ruang tamu, ruang tidur. Hindari pada kamar anak.
Selasa, 01 September 2015
Simulasi Menghitung Biaya dan Cicilan KPR
Begitu bank menyetujui untuk memberikan pinjaman KPR pada Anda, berikut biaya KPR yang harus Anda siapkan di awal:
• Uang muka
• Biaya notaris
• Biaya provisi
• Pajak pembeli (BPHTB)
• PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak)
• BBN (Biaya Balik Nama)
• Cicilan KPR bulan pertama
Uang muka adalah yang Anda bayarkan di awal pada pengembang properti, bukan bank. Rumusnya:
Uang muka = 30% x harga rumah (Uang muka tergantung perjanjian dengan produk Bank)
Karena uang muka Anda tanggung sendiri, berarti pinjaman KPR yang dikucurkan bank adalah harga rumah dikurangi uang muka. Kita juga mengenalnya sebagai pokok kredit.
Biaya provisi adalah biaya administrasi yang dikenakan atas pinjaman yang dikucurkan oleh bank. Rumusnya:
Biaya provisi = 1% x pokok kredit
Persentase biaya provisi bisa bervariasi, tergantung kebijakan bank, tapi kebanyakan bank memilih 1 persen.
Pajak pembeli = 5% x (harga rumah – NJOPTKP)
NJOPTKP adalah Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak. Besarnya berbeda-beda, tergantung lokasi rumah, dan berubah-ubah seiring waktu. Contoh, saat artikel ini ditulis NJOPTKP di Jakarta sebesar Rp 60.000.000, di Bekasi dan Tangerang sebesar Rp 30.000.000, sementara di Depok sebesar Rp 20.000.000.
PNBP = (1/1000 x harga rumah) + Rp 50.000
Variabel Rp 50.000 di sini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemerintah.
BBN = (1% x harga rumah) + Rp 500.000
Variabel Rp 500.000 di sini bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung kebijakan pemerintah.
Kalau bunga bersifat tetap (flat rate), Anda bisa menghitung cicilan KPR per bulan dengan rumus berikut:
Total bunga = pokok kredit x bunga per tahun x tenor dalam satuan tahun
Bunga per bulan = total bunga / tenor dalam satuan bulan
Cicilan per bulan = (pokok kredit + total bunga) / tenor dalam satuan bulan
Tenor adalah jangka waktu pinjaman KPR, yang bervariasi mulai dari 5 tahun hingga 20 tahun.
Kalau bunga KPR bersifat efektif (sliding rate), Anda bisa menghitung cicilan KPR per bulan dengan rumus berikut:
Bunga per bulan = saldo akhir periode x (bunga per tahun / 12)
Ingat, bank biasanya menawarkan pinjaman KPR dengan kombinasi beberapa sifat bunga. Tanyakan ke bank, bagaimana penghitungan bunga yang akan Anda tanggung.
Jumat, 26 Juni 2015
Keunggulan KPR Syariah
- Cicilan Tetap (fix)
Selasa, 09 Juni 2015
Keuntungan Memiliki Rumah Mungil
Rumah kecil tidak membutuhkan furnitur yang banyak, karena jika terlalu banyak furnitur, rumah Anda justru akan terlihat sumpek. Dengan tidak banyak membeli furnitur maka Anda dapat menghemat uang.
Rumah berukuran kecil bisa menghindarkan rasa stres terutama saat datang waktunya beres-beres dan bersih-bersih rumah. Jika rumah Anda berukuran besar, maka pikiran Anda sudah tersita untuk mengatur waktu kapan gilirannya membersihkan bagian-bagian dari rumah, dan bisa jadi Anda stres duluan sebelum mengerjakannya.
Rumah mungil akan membutuhkan listrik dan air yang tidak banyak. Energi Anda ketika membersihkan rumah pun tidak akan terkuras.
Keuntungan ini akan sangat terasa khususnya saat Anda mudik lebaran nanti. Anda akan tenang meninggalkan rumah mungil Anda di bawah pengawasan petugas keamanan lingkungan, karena tidak membutuhkan energi yang berlebih dalam mengawasinya.
Dengan luas ruangan yang terbatas, maka Anda dipaksa untuk menciptakan kreasi unik dan fungsional untuk menciptakan ruangan yang nyaman. Contohnya Anda akan dapat berkreasi membuat tempat penyimpanan alternatif, atau Anda akan berkreasi menciptakan tempat tidur anak yang menyatu dengan meja belajarnya.
Selasa, 21 April 2015
Tips Membeli Rumah Lewat Internet
Selasa, 14 April 2015
Tiga Tips Cerdas dalam Membeli Properti
Jika selisih suku bunga dengan deposito tinggi, lebih dari 5% (misalnya bunga deposito 10% dan suku bunga KPR 17%), lebih baik membeli properti secara hard cash. (Baca: Kelebihan Investasi Properti Dibanding Investasi Finansial)
Jika uang tidak cukup untuk membeli secara tunai, maka Anda mesti membeli dengan cara kredit. Kredit pun terbagi menjadi dua, yakni jangka pendek (short term) dan jangka panjang (long term). Jika selisih suku bunga dengan deposito tinggi (lebih dari 5%), lebih baik mencicil properti dengan short term atau tenor di bawah lima tahun.
Saat tren suku bunga meningkat, ambillah kredit properti dengan suku bunga tetap (fixed rate). Sebelum krisis finansial global di akhir 2008, dimana suku bunga KPR meroket hingga 18%, banyak sekali pembeli yang beruntung mendapat KPR dengan suku bunga fix sampai beberapa tahun ke depan.
Selasa, 07 April 2015
Tips Membeli Rumah Kedua saat KPR Pertama Belum Lunas
Kamis, 26 Maret 2015
Perhatikan Hal-hal Berikut Sebelum Membeli Rumah Bekas
1. Kondisi Fisik
Perhatikan tampilan luarnya, meskipun tampilan luar saja tak cukup. Periksa juga kondisi dinding, lantai, saluran air, kayu jendela dan pintu, langit-langit, serta bukaan dan sirkulasi udara. Tanyakan juga usia bangunan tersebut. Usia fisik bangunan yang umum berkisar 30 – 40 tahun. Di atas itu, bangunan sudah memerlukan renovasi besar-besaran.
Ajak teman atau orang lain yang mengerti seputar bangunan rumah, untuk memberi opini kedua.
2. Sumber Air
Cek sumber air. Lokasi sumur pompa ideal berjarak 10 meter dari septic tank. Jika kurang dari 10 meter, ada kemungkinan air minum kurang layak dikonsumsi.Bila sumber air berasal dari PAM, pastikan pemilik rumah tidak bermasalah dengan tagihan air.
3. Listrik
Periksa apakah daya listrik di rumah tersebut cukup untuk segala peralatan elektronik Anda. Jika dirasa tidak cukup, Anda bisa upgrade daya secara online lewat pln.co.id. Pastikan instalasi kabel listrik dalam kondisi baik, jangan sampai terjadi korslet listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.
4. Surat-surat
Periksa Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut. Pastikan juga apakah pemilik yang tertera di surat-surat tersebut adalah pemilik asli rumah tersebut. Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga jangan lupa ditanyakan dan minta bukti pembayarannya. Selain itu, pastikan pula rumah tersebut tidak sedang dalam sengketa. Jika ternyata rumah tersebut masih dalam sengketa, sebaiknya dibatalkan rencana membeli rumah tersebut daripada harus repot di kemudian hari.
5. Lingkungan Rumah
Tak hanya kondisi fisik, untuk keamanan dan kenyamanan, lingkungan rumah juga harus jadi perhatian. Cek apakah daerah itu memiliki kondisi jalan yang baik atau penerangan yang cukup. Survei juga, apakah di kawasan tersebut sering terjadi kemalingan atau rawan banjir.
6. Anggaran Rumah
Pertimbangkan, apakah akan membayar secara tunai atau kredit. Ada baiknya menambah anggaran 10% untuk biaya renovasi rumah. Bila tak memiliki cukup uang, ada trik yang bisa dilakukan. (Baca:Tips Beli Rumah dengan Uang Terbatas
Sumber : Rumah.com
Jumat, 20 Maret 2015
Mengapa KPR Anda Ditolak?











