Syarat Mendapatkan Rumah Bersubsidi

Setelah beberapa waktu akhirnya bisa posting lagi, didapat dari halaman sebelah yang memuat tentang informasi cara mendapatkan ruamh bersubsidi.

Fengshui : Lima Tips Membuat Kamar Mandi di dalam Kamar tidur

Kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur makin banyak diminati. Bahkan menurut pengamatan kami, tidak kurang dari 80% pemilik rumah ingin memiliki kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur.

Fengshui : Enam Hal Seputar Pintu

Menurut ilmu feng shui, pintu adalah “mulut” rumah, tempat masuknya energi ke dalam rumah. Arah hadap dan letak pintu yang tepat akan berpengaruh pada baik-buruknya peruntungan penghuni.

Lima Hotel Unik Untuk Liburan

Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk melakukan liburan. Tetapi, apakah Anda sudah menentukan pilihan kemana akan berlibur? Dirangkum dari laman businessinsider.com.

18 Bank Yang Masih Menawarkan Suku Bunga Rendah 2014

Pada 12 November lalu, Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan 0,25% menjadi 7,5%. Padahal hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%.

Selasa, 25 Agustus 2015

Solusi Cerdas Maksimalkan Ruang Sempit


Apakah Anda lebih memilih tinggal di apartemen dibandingkan rumah, namun ragu akan ruangannya yang terbatas? Jangan khawatir! Memiliki ruang apartemen yang sempit bukan berarti Anda harus berpikir sempit juga. Sebaliknya, Anda mesti berpikir luas dalam menghias apartemen yang kecil.
Sebenarnya saat ini cukup banyak apartemen dengan luas ruangan memadai, ditambah harga yang terjangkau. Salah satunya apartemen bersubsidi di kawasan Jakarta Timur, Delta Cakung. Untuk unit seluas 32 m2 dihargai 252 juta rupiah. Sementara Apartemen Menara Cibinong di Bogor menawarkan harga 190 juta untuk tipe 1 bedroom (22 m2). Tetapi bila saat ini Anda telah memiliki apartemen, beberapa tips inspiratif yang dikutip dari Balkonie.com ini dapat ditiru untuk membuat ruang nampak lega dan bebas dari kesan sempit.
Gunakan Furnitur Multifungsi
Menggunakan furnitur multifungsi tidak hanya bersifat lebih praktis, namun juga menghemat banyak ruang di apartemen Anda. Dari mulai penggunaan meja dan tempat tidur yang memiliki rak penyimpanan barang dibawahnya, atau sofa dengan space untuk rak buku. Cara ini pun dinilai sangat berhasil membuat apartemen menjadi lebih luas.
Selain multifungsi, Anda juga perlu mencari furnitur yang bisa dilipat (foldable). Salah satunya kursi lipat. Furnitur ini ideal bagi Anda yang tinggal sendiri atau berdua, karena hanya digunakan saat ada tamu berkunjung. Selain itu, kursi lipat juga bersifat fleksibel sehingga bisa disimpan dan diletakkan di ruang manapun.
Tirai Sebagai Pembatas
Penggunaan tirai sebagai pembatas merupakan cara mudah untuk memisahkan -bukan membagi- ruang di apartemen Anda. Kehadiran tirai sangat membantu untuk memisahkan antar ruang tamu dan kamar tidur. Tirai juga dapat digunakan untuk membatasi dapur, ruang makan, serta ruangan lainnya.
Untuk Dapur Anda
Untuk membuat dapur apartemen memiliki kesan luas, Anda dapat menggunakan jendela lama sebagai pembatas ruangan dan gerobak bergulir untuk memaksimalkan tempat penyimpanan. Untuk mengaplikasikan jendela, hubungi profesional terlebih dahulu. Penggunaan jendela kaca dirasa mampu memberikan batasan antara dapur dengan ruangan lain, namun tidak membatasi pandangan Anda sehingga apartemen tetap terlihat lapang.
Sedangkan untuk gerobak dengan roda, Anda bisa membelinya di toko perabotan rumah atau membuatnya sendiri. Penggunaan gerobak ini efektif dalam memaksimalkan dapur yang kecil karena selain dapat memberikan tempat penyimpanan ekstra, gerobak ini juga dapat dipindahkan sesuai keinginan dan ringan.
Jaga Agar Tetap Terorganisir
Apartemen yang terorganisir tentu saja akan memberikan banyak ruang dan membuatnya tetap bersih. Pintarlah memilah barang mana saja yang harus disimpan, dan yang harus dibuang. Tetapi kesalahan yang sering dilakukan ketika ingin mengorganisir apartemen, adalah dengan membeli tempat penyimpanan yang dianggap sebagai solusi cepat dan mudah. Ternyata hal ini bukan jawaban tepat. Karena terkadang ukuran tempat penyimpanan justru memakan lebih banyak ruang.
Ilusi Mata dengan Cermin
Memasang cermin di apartemen merupakan solusi pintar untuk memberikan ilusi ruangan yang lebih besar. Selain itu, penggunaan cermin juga membawa manfaat lainnya, yaitu membuat ruangan lebih cerah dan hidup dengan adanya pantulan cahaya. Anda bisa menggunakan cermin berukuran besar yang ditempel di dinding. Secara instan, hal ini memberikan ilusi bahwa ruangan tersebut adalah ruangan yang besar. Jika tak menyukai penggunaan cermin besar, Anda dapat memasang banyak cermin kecil untuk memberikan ilusi yang maksimal.

Sumber : Rumah.com

Selasa, 18 Agustus 2015

5 Tips Menggunakan Motif Batik di Rumah Anda


Batik merupakan budaya Indonesia yang telah ada sejak abad ke-17. Kata “batik” berasal dari bahasa Jawa, yaitu “amba” yang bermakna menulis dan “titik” yang bermakna titik. Motif dari batik pun beraneka ragam, dari mulai batik Jawa, Solo, Bali, dan masih banyak lagi.
Sekarang, Batik Indonesia telah mendunia dan memiliki banyak penggemarnya, baik lokal maupun mancanegara. Tapi, tahukah Anda? Motif batik tidak hanya sebatas pada pakaian atau aksesoris karena Anda juga dapat menggunakan motif batik untuk memperindah rumah Anda.
Menggunakan motif batik sebagai penghias rumah Anda tentu saja akan memberikan kesan yang tidak biasa. Selain itu menggunakan batik tidak harus selalu menjadikan rumah Anda bertema klasik. Terbukti, konsep modern dan kontemporer seperti perumahan Victoria Hills Residence pun cocok dengan budaya Indonesia yang satu ini. Berikut 5 tips menggunakan motif batik di rumah Anda, yang dikutip dari Balkonie.com.
Gunakan Pada Kain Sofa dan Bantalnya
Menggunakan motif batik pada furnitur seperti kain pelapis sofa (upholstery) dan bantalnya (cushion), tentu saja akan mengubahnya menjadi sorotan bagi siapapun yang melihatnya. Porsi penggunaan batik pun tidak berlebihan, namun pada takaran yang pas. Seperti misalnya menggunakan motif Ukel dan Megamendung, yang terasa harmonis bila dipadu-padankan pada sofa semi-outdoor.
Gunakan Sebagai Hiasan Dinding
Menggunakan hiasan dinding yang bermotif batik juga merupakan cara lainnya. Anda bisa meminta bantuan dari para profesional untuk memahat potongan kayu berbentuk kotak—atau bentuk apapun—menjadi motif batik. Setelah itu, Anda akan memiliki hiasan dinding bermotif batik yang tidak lagi memiliki 2 dimensi, tetapi telah menjadi 3 dimensi. Unik, bukan?
Gunakan Kain Batik
Kain batik tidak harus selalu dijahit menjadi pakaian atau bentuk lainnya. Jika Anda memiliki kain batik yang belum dijahit, maka gantunglah kain tersebut di dinding dan voila! Seketika ruangan akan menjadi berbeda, hanya dengan sedikit tambahan. Anda dapat menggantung kain batik diatas tempat tidur sebagai pemanis ruangan, yang telah dilengkapi hiasan serupa. Atau gantunglah kain batik di ruang manapun Anda inginkan.
Gunakan Sebagai Motif Lampu Tidur
Lampu tidur yang bermotif mampu memberikan suasana relaks pada kamar tidur Anda. Terlebih jika motif tersebut adalah batik. Ya, menggunakan motif batik juga berlaku untuk lampu tidur Anda. Untuk memiliki lampu bermotif ini, Anda dapat membelinya di toko yang menjual kerajinan batik. Bila Anda gemar berkreasi sendiri, buatlah lampu tidur ini dengan cara menyediakan gelas kaca dan kain tipis bercorak batik. Lalu potong kain dengan membentuk pola yang sesuai untuk menutup gelas, dan tempelkan. Setelah itu pasang lilin kecil di dalamnya, nyalakan dan lampu tidur bermotif batik siap menemani waktu istirahat Anda.

Gunakan Sebagai Taplak Meja
Taplak meja bermotif batik pun dapat menjadi pilihan untuk Anda. Selain mengisi kekosongan dari meja, taplak meja dengan motif batik memiliki nilai estetika yang tinggi.
Semoga kelima tips tersebut dapat dijadikan inspirasi awal bagi Anda, untuk menggunakan motif batik pada dekorasi interior rumah Anda. Kembangkanlah inspirasi tersebut dengan kreasi sendiri, dan Anda pun telah turut serta dalam melestarikan batik!

Sumber : Rumah.com

Kamis, 13 Agustus 2015

Inspirasi Eksterior : Kolam Ikan Indah untuk Rumah Anda


Setelah seharian bekerja atau beraktivitas, mungkin Anda merasa jenuh dan ingin segera pulang. Namun ketika sampai di rumah, Anda justru merasa lebih bosan ketika hanya bisa menonton televisi atau membaca koran. Anda menginginkan nuansa rumah yang hijau dan natural serta dapat dinikmati sepulang beraktivitas. Untuk itu, salah satu alternatif yang patut dicoba adalah membuat kolam ikan di rumah.
Ya, siapa yang menyangka bahwa salah satu komponen eksterior tersebut dapat menjadi pelepas stress yang ampuh bagi Anda. Dikutip dari Balkonie.com, inilah beberapa inspirasi yang dapat Anda aplikasikan di rumah, serta sedikit tips untuk merawat kolam ikan.
Hampir sama dengan kolam renang, kolam ikan juga dapat Anda modifikasi dan hias agar terlihat lebih menarik. Anda dapat menambahkan lampu sorot di sekitar kolam ikan untuk membuat kolam tampak elegan. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan ‘dermaga’ kecil di sekitar kolam ikan yang memungkinkan Anda duduk di atasnya sambil memberi makan ikan yang ada.
Selain lampu sorot dan dermaga, sebaiknya Anda juga menanami lahan di sekitar kolam dengan tanaman hias sehingga kolam ikan terlihat lebih asri. Tetapi jangan gabungkan tanaman hias ke dalam kolam, karena dapat mengganggu pertukaran udara antara ikan dan akar tanaman hias. Anda pun dapat mengeksplorasi lebih banyak model kolam hias, misalnya dengan membuat kolam berbentuk persegi panjang dengan dinding berwarna putih, atau dinding batu alam.
Perlu diingat bahwa dengan memiliki kolam ikan, Anda juga harus memperhatikan biaya perawatannya. Tiap bulan, Anda harus membersihkan filter kolam –jika menggunakan filter. Karena jika tidak, kolam ikan akan cepat kotor dan ganggang akan dengan mudah menempel di dinding kolam ataupun kaca. Jika takut kolam ikan akan menjadi sarang nyamuk, Anda juga dapat menggunakan bubuk Abate untuk membunuh jentik nyamuk. Meskipun perawatannya tidak sebesar kolam renang, tetap saja kolam ikan perlu diperhatikan kebersihannya jika tidak ingin ikan-ikan kesayangan Anda terinfeksi penyakit.
Jika ingin bersantai dengan suasana natural di rumah, Anda dapat membuat kolam ikan yang cantik di taman belakang atau halaman depan rumah. Tetapi jika lahan di halaman rumah tak mencukupi, Anda bisa menempatkan kolam ikan di atap rumah atau rooftop. Tak hanya kolam ikan, beberapa perumahan mewah seperti Du Vire Royale Residence di Jakarta Selatan pun menawarkan konsep customize rooftop yang bisa Anda isi dengan kolam renang, kebun mini atau patio.
Hubungi segera profesional yang dapat membantu Anda untuk membangun kolam hias, dan wujudkan mimpi untuk relaksasi diri secara optimal di rumah!

Sumber : Rumah.com

Selasa, 11 Agustus 2015

8 Trik Agar Rumah Selalu Rapi



Melihat sudut rumah yang berantakan memang tidak menyenangkan. Tapi kadang-kadang (atau sering) rasa malas membereskan rumah menghinggapi dan seringkali kalah dengan niat baik menjaga kebersihan. Padahal rumah yang kotor berpotensi menimbulkan penyakit, dan kerap menjadi sarang serangga berkembang biak. Belum lagi bila kedatangan tamu penting secara mendadak. Seluruh anggota keluarga tentu harus bergotong royong membersihkan rumah dengan gesit.


Untuk membersihkan rumah dengan fasilitas hotel kelas bintang lima secara gratis, Anda bisa mengikuti kuis Tebak Rumah . Berikut beberapa jurus untuk membuat rumah selalu rapi dikutip dari rd.com:

1. Sembunyikan perlengkapan mandi

Ruangan pertama yang perlu mendapatkan atensi lebih adalah kamar mandi. Tentu tamu akan membutuhkannya, untuk sekadar mencuci tangan atau membasuh muka. Karena itu, jangan biarkan perlengkapan mandi diletakkan di sembarang tempat. Agar selalu rapi Anda dapat memanfaatkan tiap inci rak penyimpanan obat sehingga sikat gigi atau pisau cukur, bisa digantung dan sembunyikan.

2. Rapikan charger hp

Kabel charger smartphone yang menjuntai, kerap membuat meja nampak kotor. Trik mudah memberesekannya, ambil beberapa paper clip berukuran besar lalu jepitkan ke pinggir meja. Setelah itu masukkan connector charger ke dalam lubang paper clip, dan masalah kabel berantakan hilang seketika.

3. Mengatur laci

Jika Anda tidak memiliki cukup banyak laci untuk menyimpan satu jenis barang, cara mudah menatanya adalah memberi sekat. Siapkan beberapa kardus sereal bekas, kertas kado, gunting, cutter, dan lem. Lalu potong kardus sesuai dengan lebar dan tinggi laci. Tutup seluruh bagian kardus dengan kertas kado, sekat untuk laci pun siap digunakan. Manfaat dari pemberian sekat ini adalah untuk mengelompokkan beragam jenis barang ke masing-masing sekat pada laci.

4. Garasi = gudang

Di samping berguna sebagai tempat menyimpan kendaraan, garasi rumah juga sering dialihfungsikan menjadi gudang tambahan. Seperti untuk menyimpan berbagai perkakas rumah tangga. Agar gudang tambahan ini selalu rapih dan bersih, perhatikan lokasi penempatannya. Setelah menyortir berbagai barang yang ingin disimpan, langkah selanjutnya adalah membuat tempat penyimpananya. Jika ukuran ruang garasi tidak terlalu besar, cara tepat yang bisa dilakukan yakni memasang rak yang dikaitkan ke atap atau dinding bagian atas. Atau menggunakan hook yang dipasang di dinding sebagai pengait, untuk berbagai barang yang bisa digantung. Untuk menyimpan benda-benda tajam, Anda perlu menyiapkan 1 buah rigid foam (busa kaku) dan kayu lapis. Lalu rekatkan keduanya dengan lem khusus untuk busa, tekan hingga menyatu dan biarkan kering selama beberapa jam. Selanjutnya tempelkan kayu lapis ke dinding garasi dengan bor tangan, dan kumpulan benda tajam siap ditancapkan.

5. Manfaatkan space lemari dapur

Menjaga dapur agar tetap bersih memang bukan pekerjaan yang mudah. Tetapi jika ingin dapur secantik acara masak di televisi, rajinlah membersihkan dapur dan menata perabot dengan rapi. Ketimbang menaruhnya di meja dapur, lebih baik letakkan berbagai perlengkapan masak di rak yang tertutup atau digantung di dinding. Anda juga bisa mengganti kumpulan resep masakan yang tersebar di meja dapur dengan tablet yang sudah jarang digunakan. Untuk menjaga tablet Anda tetap aman, letakkan di atas tray yang dirancang menggantung agar mudah dijangkau.

6. Ruang cuci pakaian

Interior rumah tidak hanya mengenai kamar tidur, ruang makan, ruang tamu, ruang keluarga, kamar tidur, dan dapur. Pikirkan kerapihan tempat untuk mencuci pakaian. Agar tumpukan deterjen, pelembut, dan pewangi pakaian selalu terogranisir, jadikanlah rak plastik untuk pakaian kotor sebagai wadahnya. Selanjutnya, tempel bagian bawah rak ke dinding menggunakan paku.

7. Kolong tempat tidur

Jika memiliki tempat tidur dengan area di bawah alias kolong tempat tidur, manfaatkan bagian itu untuk menempatkan beberapa barang. Istilah kerennya, memanfaatkan kamar minimalis menjadi lebih efisien. Gunakan rak pencuci piring yang sudah tak terpakai. Lalu beri roda di bagian bawah untuk memudahkan saat mengeluarkan dan memasukkannya.

8. Penempatan Galon Air.

Cadangan galon air yang tidak disimpan rapi dapat mengganggu pemandangan. Sebaiknya, simpanlah galon ditempat tertutup, jauh dari pandangan tamu dan tidak terkena debu. Yang terpenting, tidak terkena sinar matahari langsung dan tidak menjadi sarang serangga. Cara praktis, gunakan solusi air yang bisa diminum langsung dari kran air. Beberapa perumahan baru bahkan sudah menyediakan sistem pengairan yang bagus, salah satunya adalah Akasha Jagakarsa di Jakarta. Pada setiap unit di perumahan ini, terdapat fasilitas sistem penyulingan air (reverse osmosis) yang memungkinkan Agan dapat langsung meminum air dari kran. Akasha Jagakarsa juga memiliki Solar System electricity, di mana konsumsi 20%-30% listrik dirumah di bantu oleh matahari.

Sumber : Rumah.com

Jumat, 07 Agustus 2015

Daftar Harga Material Bangunan Agustus 2015


Setelah naik pada bulan lalu, harga semen kembali mengalami peningkatan bulan ini. Besi beton pun sedikit mengalami kenaikan harga bulan ini, yakni Rp3.000 per batang. Tak hanya itu, harga pipa PVC, pun naik Rp5.000 per batang bulan ini.
Sementara, setelah naik bulan lalu, harga asbes kembali ke harga semula dengan penurunan harga Rp4000 per lembar.
Berikut ini harga ritel material bangunan di wilayah Jabodetabek pada bulan Agustus 2015. Harga dapat berubah sewaktu-waktu.
Semoga bermanfaat.

Sumber : Rumah.com

Rabu, 05 Agustus 2015

Rahasia Agar Anak Betah di Rumah



Mengajarkan anak untuk betah menghabiskan waktu libur di rumah, sepertinya bukan persoalan sulit bagi Teuku Zacky. Aktor yang kini tengah sibuk berbisnis event organizer ini menyiasati dengan menghadirkan ragam fasilitas bermain di dalam rumah. “Daripada pergi ke mal, lebih baik di rumah saja. Quality time-nya lebih terasa, dan anak mudah diawasi. Lagi pula di rumah sudah tersedia fasilitas bermain yang cukup memadai untuk dua buah hati saya,” ungkap Teuku Zacky saat ditemui Rumah.com di kediamannya di Sasak Tinggi, Ciputat.
Saat memasuki halaman depan, kolam yang dipenuhi ikan mas berwarna oranye langsung menyapa mata. Kolam ikan ini menjadi salah satu tempat bermain favorit bagi anak laki-lakinya yang berusia 5 tahun. Menyusuri sudut ruang keluarga di dalam rumah, terdapat area bermain plus rak penyimpanan berwarna cerah, yang tersusun rapi dengan memanfaatkan area bawah tangga.
Halaman luas yang berada di belakang rumah pun turut dijadikan fasilitas bermain untuk anak-anak. Terdapat kolam renang yang cukup luas, kandang hewan, tempat bermain beralas pasir lengkap dengan kura-kura, ember dan sekop, trampoline,hingga ayunan kain. Saat dikunjungi, nampak kedua buah hati Zacky sedang asyik bermain bersama ayam kate peliharaannya.
“Kalau para orangtua ingin anaknya anteng di rumah, memang harus berkorban menyediakan fasilitas seperti ini. Selain itu pemilihan warna juga penting, agar anak tak cepat bosan dan makin bersemangat main,” tambahnya. Dampak yang dirasakan Zacky, sarana bermain dapat membantu dirinya untuk lebih mengenal karakter anak. Manfaat lain, ia tak perlu khawatir akan keselamatan mereka. Saat anak asyik berenang, Zacky dan istrinya, Ilmira, cukup memantau sambil duduk bersantai di mini bar yang berkonsep industrial.
Aktivitas berenang memang dikenal memiliki manfaat penting bagi anak. Menurut Griffith Institute for Educational Research, Australia, belajar berenang pada usia dini membuat anak dapat meraih perkembangan lebih cepat pada area kognitif, fisik, dan bahasa. Tak heran, sejumlah perumahan baru di kawasan Jabodetabek, Jawa Timur hingga Sulawesi dengan harga mulai 280 jutaan juga menawarkan kolam renang dengan berbagai bentuk dan ukuran dalam lingkungan, agar anak dapat belajar sekaligus bermain. 
Mengusung konsep tropis-minimalis-industrialSelain kolam renang, rumah seluas ± 500 meter persegi ini, juga dilengkapi fasilitas gym dan ruang baca yang berada di lantai dua. Mengusung tema tropis-minimalis-industrial, Zacky mengaku merancang sendiri keseluruhan desain bahkan interior rumah. Konsep minimalis hampir menyelimuti tiap ruang di rumahnya. Sementara, tema tropis begitu kental saat memasuki gerbang rumah yang dipenuhi tanaman rambat.
Pada lantai paling atas (rooftop) terdapat kebun mini yang ditanami sayuran dan buah-buahan. “Sayuran dan buah-buahan yang dijual di supermarket pasti sudah disemprot pestisida. Jadi daripada kita mengonsumsi makanan yang kurang sehat, lebih baik tanam sendiri saja. Selain mendapat kesegaran dan kesehatan, saya juga bisa mengajari anak untuk bercocok tanam dan mengenal alam,” ujar pria kelahiran Bandung, 32 tahun silam. Sedangkan area yang memisahkan ruang keluarga dan ruang makan dimanfaatkan sebagai budidaya tanaman hidroponik. Nuansa nature kembali diaplikasikan pada ruang makan, yang menggunakan kayu jati untuk meja dan bangkunya.
Pada pagi hingga sore hari, Zacky tak membolehkan AC dan lampu dalam keadaan menyala. Hal ini diterapkannya untuk membiarkan sinar matahari masuk ke rumah, melalui jendela kaca yang sengaja dibuka lebar. Cara ini selalu dilakukannya sejak 4 tahun menempati rumah agar menciptakan suasana yang asri dan nyaman.
Suasana hijau juga terasa pada halaman belakang rumah. Tak hanya diisi dengan fasilitas bermain anak, halaman belakang ini turut dimanfaatkan sebagai lahan pepohonan. Terdapat sekumpulan pohon pisang, kelapa dan kamboja, yang tumbuh dengan rimbun.
“Rumah itu kan tempat di mana kita tinggal untuk jangka waktu yang lama. Makanya harus dirancang sesuai kebutuhan dan keinginan, agar seluruh penghuninya merasa rindu untuk selalu pulang,” tutupnya mengakhiri perbincangan dengan Rumah.com.

Sumber : Rumah.com

Kamis, 30 Juli 2015

Dapur : Pengaruhi Percintaan Maupun Keuangan

 Dapur sering kali dinomorduakan saat kita membangun rumah. Padahal menurut ilmu fengsui, dapur merupakan komponen primer sebuah rumah yang mesti diperhatikan.
Menurut pakar dan arsitek fengsui Mas Dian, ada tiga komponen primer paling penting yang harus diperhatikan dalam membuat rumah, yakni pintu utama, kamar tidur, dan dapur. Selain itu, hasil penelitian Mas Dian juga mengungkapkan ada tiga komponen sekunder yang juga mesti diperhatikan, yaitu letak tangga, letak WC atau kamar mandi, dan susunan atap.
Pintu utama merupakan unsur terpenting, karena menyangkut pengaturan energi rejeki atau hawa rejeki—lebih dikenal dengan chi—sehingga bisa mengalir masuk dengan baik ke dalam rumah. Pengaturan kamar terkait dengan keharmonisan keluarga, suami-istri, serta kesehatan orang yang menempatinya.
Sementara itu, pengaturan dapur bisa memengaruhi baik buruknya keuangan, kesehatan, dan keharmonisan keluarga. Selain itu, dapur juga berhubungan dengan masalah percintaan.
Selaraskan dengan RumahTata letak dapur yang baik, menurut Mas Dian, bisa dilihat dari beberapa perhitungan. Pertama, letak atau lokasi dapur; kedua, komposisi; dan ketiga, interior.
Banyak pihak yang mengatakan, dapur sebaiknya diletakkan di tempat yang baik (yang memiliki energi positif). Hal ini bagi Mas Dian sah-sah saja, apalagi bila rumah tersebut berukuran besar.
Tetapi bagi rumah-rumah  berukuran kecil, tidak mengapa jika dapur diletakkan di daerah negatif, selama masih memadai dan selaras dengan rumah. Mas Dian mengatakan, tidak baik bila rumah besar memiliki dapur sempit, atau rumah kecil memiliki dapur besar—untuk mendatangkan rejeki yang banyak. “Dapur mesti dibuat sebanding dengan ukuran rumah dan sesuai keperluan,” tuturnya.
Selain sesuai dengan ukuran rumah, dapur mesti diletakkan di belakang rumah dengan pintu yang terlindung, sehingga tidak tampak dari depan rumah. Bagi Mas Dian, sangat pantang pintu dapur terlihat dari depan rumah. Di samping itu, tidak dibenarkan jika dapur diletakkan di bagian depan rumah, atau dapur yang memiliki akses masuk yang memutar lewat belakang.
Saat ini banyak orang membuat dapur di sebelah garasi dan bisa menembus ke area belakang rumah. “Secara komposisi, hal ini tidak bagus menurut fengsui, karena keuangan rumah bisa bocor, sama halnya dengan memompa ban yang bocor,” kata Mas Dian. “Dapur yang bagus mesti diletakkan di satu ruang khusus dengan menggunakan satu akses pintu.”
Kendati demikian, kita juga mesti melihat perkembangan zaman, dimana saat ini—tidak bisa dipungkiri—harga tanah sangat mahal. Hal ini menyebabkan mereka yang memiliki keuangan terbatas, membuat rumah berukuran kecil nan efisien, dengan dapur yang menjadi jalur lalu lintas penghuni. Bila terjadi demikian, jelas Mas Dian, maka akses yang menuju keluar dapur mesti dihalangi dengan sekat atau dibelokkan, sehingga jika ada kebocoran keuangan, tidak akan terlalu banyak.
Unsur Air dan ApiDi sisi interior, dapur memiliki dua elemen alam yang saling kontradiktif, yakni elemen api dan air. Untuk mengaturnya, tentu memerlukan seni tersendiri. Unsur api (yang diwakili kompor) dan air (diwakili tempat memcuci piring) tidak boleh saling berhadapan langsung atau bersebelahan.
Jika keduanya—karena keterbatasan ruang—terpaksa harus bersebelahan, kompor dengan tempat mencuci piring harus diberi pembatas, setidaknya setinggi kompor (sekitar 30 cm). Letak api kompor juga jangan terlalu rendah. “Oleh karena itu, jika ruang memadai—yang paling aman adalah membuat dapur berbentuk huruf ‘L’ atau ‘U’,” ungkap Mas Dian, “di satu sisi untuk kompor dan di sisi lain untuk tempat mencuci piring.”
Lebih dari itu, letak kompor juga patut diperhatikan. Kompor yang mewakili unsur api paling baik diletakkan di sisi timur, tenggara, atau selatan. Jangan sekali-kali meletakkan kompor di sisi utara, karena utara mewakili unsur air.
Tinggikan Lantai Dapur
Perlu diperhatikan juga bahwa dapur mewakili empat zona, yakni zona memasak, zona mencuci, zona menyimpan, dan zona sampah. Untuk itu, sebaiknya lantai dapur dibuat lebih tinggi dari lantai ruang yang ada di sekitarnya. Hal ini sangat logis, menurut Mas Dian, karena dengan lantai dapur yang lebih tinggi, pembuangan kotoran dan sampah bisa dilakukan dengan lebih mudah.
Di samping itu, letak dapur juga tidak boleh berhadapan dengan kamar tidur. Pasalnya, asap yang dihasilkan dapur akan masuk dengan mudah ke dalam kamar. Ujung-ujungnya, sudah barang tentu akan mengganggu alam pikiran dan kesehatan si penghuni.
Soal warna, sebaiknya hindari menghias dapur dengan warna-warna yang mewakili elemen logam, seperti warna putih atau abu-abu; atau elemen air seperti warna hitam. Mas Dian menyarankan, sebaiknya dapur dibuat dengan nuansa kuning, cokelat, pink, merah, atau warna-warna lembut, seperti warna hijau atau biru. “Yang paling tepat adalah hijau atau biru, keduanya karena mewakili unsur kayu,” tuturnya.

Sumber : Rumah.com

Selasa, 28 Juli 2015

Rumah Bersih Setelah Mudik



Tetap menjaga kebersihan rumah saat ditinggal mudik, berikut beberapa hal yang bisa dilakukan sebelum meninggalkan rumah dijabarkan oleh Habib, trainer dari www.tukangbersih.com :
1
  1.  1              Keluarkan Sampah

Sebelum meninggalkan rumah, keluarkan sampah agar tidak membusuk.  Bersihkan remah-remah agar tidak mengundang tikus, semut , kecoa dan serangga lain

  1. 2.       Jangan Tinggalkan peralatan makan dalam keadaan kotor

Piring atau gelas yang kotor dapat mengundang tikus, semut, kecoa dan serangga lain untuk datang ke rumah kita. Cuci semua peralatan makan sebelum meninggalkan rumah

  1. 3.       Kosongkan Bak Air

Perhatikan wadah/bak air, kosongkan agar tidak menjadi tempat berkembangnya jentik-jentik nyamuk yang dapat membuat rumah kita banyak nyamuk ketika kembali.

  1. 4.       Sediakan Alat Kebersihan

Pastikan alat kebersihan dan pembersih tersedia dengan baik agar mudah digunakan saat kembali ke rumah nanti.

  1. 5.       Tutup kursi, tempat tidur dan perabotan

Bila meninggalkan rumah lebih dari satu bulan, tutup kursi , tempat tidur dan perabotan rumah supaya tidak berdebu.

  1. 6.       Tutup jendela dan pintu

Agar rumah tidak berdebu dan tidak dimasuki serangga, tinggalkan rumah dalam keadaan jendela dan pintu dalam keadaan tertutup

  1. 7.       Setelah mudik, bersihkan kamar mandi dan kamar tidur.


Flush Toilet dan bersihkan bak mandi, gunakan campuran air dan pemutih pakaian ke area yang perlu disterilkan. Ganti seprai dan sarung bantal dengan yang bersih.

Rabu, 15 Juli 2015

Sukses Bikin Open House di Rumah




Hari Raya Idul Fitri identik dengan silaturahmi. Tak jarang, momen ini digunakan untuk melakukan acara berkumpul keluarga atau open house.

Menurut Erlina Anastasia, seorang praktisi arsitektur, untuk menyelenggarakan open house, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan:

Hitung berapa orang yang akan hadir. Jangan lupa menghitung jumlah anak-anak yang akan dibawa, karena mereka harus disediakan spot khusus untuk bermain dan beraktivitas.

Ruang makan yang menjadi fokus utama harus diperhatikan. Kemudian, tentukan temanya: ingin lesehan, duduk, atau kombinasi antara duduk dengan lesehan.

“Sediakan karpet dan sofa. Biasanya yang berusia muda masih nyaman duduk di karpet, sementara tamu yang tua sebaiknya duduk di sofa,” kata Erlina.

Untuk ruang tambahan, persiapkan teras rumah dengan membuka pintu dan jendela. Persiapkan pula alas duduk dan bantal agar suasana makin cozy.

Terakhir beri rangkaian bunga di beberapa sudut untuk menambah kesegaran sekaligus pemanis ruangan.

Ingin tahu tips lengkapnya? Klik disini

Sumber : Rumah.com

Jumat, 10 Juli 2015

Empat Tips Penting dalam Memilih Cat



Cat merupakan elemen penting dalam mempercantik tampilan rumah, terutama di saat hari raya Lebaran. Selain memperindah tampilan, cat juga memiliki fungsi untuk melindungi tembok.
Di sisi lain, cat merupakan bahan padat yang dicairkan dengan campuran bahan kimia tertentu yang dapat mengganggu kesehatan.
Agar rumah tampil cantik dan penghuni sehat, ada empat hal yang harus dicermati dalam memilih cat:
1. Ramah Lingkungan dan Aman
Kesehatan penghuni adalah hal yang utama. Untuk itu, pilihlah cat tembok yang ramah lingkungan. Cat yang aman bagi kesehatan tidak mengandung bahan kimia timah hitam (Pb) dan merkuri (Hg).
Selain itu, pilih juga cat yang berlabel free leadlow volatile organic compound (VOC). Cat yang ramah lingkungan juga tidak mengeluarkan bau yang menusuk hidung.
2. Bedakan Eksterior dan Interior
Pilihlah cat sesuai lokasi pengaplikasian. Untuk pengecatan ruang luar, pilih cat yang tahan terhadap paparan sinar matahari, hujan, dan perubahan suhu. Tujuannya agar cat tidak mengalami kerusakan seperti lapisan retak-retak dan warnanya tak mudah pudar. Sebagian produsen menyebut cat eksterior dengan nama weatherproofweathershiled, weathercoat, daneasyshield.
Untuk cat interior, beberapa kriteria yang harus Anda perhatikan adalah kemudahan perawatan dan warna yang tahan lama. Dengan demikian, pengecatan ulang tiap tahun pun bisa diminimalkan.
3. Lapisan Antijamur
Bila rumah Anda sering terkena banjir, pilih cat yang mengandung lapisan antijamur—baik dinding eksterior maupun interior. Kondisi pascahujan yang lembap membuat jamur bisa berkembang biak dengan cepat, salah satunya di dinding rumah. Jika tak ditangani dengan cepat, jamur bisa mengeluarkan spora yang bisa merusak lapisan cat tembok.
4. Mudah Dibersihkan
Cat yang tahan noda dan mudah dibersihkan juga pilihan tepat untuk tembok rumah.  Cat ini merupakan bentuk investasi, karena Anda tak perlu sering mengecat ulang lantaran noda coretan anak atau tanah.
Bila menginginkan hasil setengah mengilap, tahan gores dan tahan gosokkan, Anda bisa memilih cat jenis vynil silk atau pearl go. Cat jenis ini amat mudah dibersihkan cocok digunakan pada dapur, garasi, kamar mandi, atau tempat-tempat lain yang rawan kotor. Namun ingat, noda yang bisa di bersihkan bersifat waterbase.

Sumber : Rumah.com