Syarat Mendapatkan Rumah Bersubsidi

Setelah beberapa waktu akhirnya bisa posting lagi, didapat dari halaman sebelah yang memuat tentang informasi cara mendapatkan ruamh bersubsidi.

Fengshui : Lima Tips Membuat Kamar Mandi di dalam Kamar tidur

Kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur makin banyak diminati. Bahkan menurut pengamatan kami, tidak kurang dari 80% pemilik rumah ingin memiliki kamar mandi atau toilet di dalam kamar tidur.

Fengshui : Enam Hal Seputar Pintu

Menurut ilmu feng shui, pintu adalah “mulut” rumah, tempat masuknya energi ke dalam rumah. Arah hadap dan letak pintu yang tepat akan berpengaruh pada baik-buruknya peruntungan penghuni.

Lima Hotel Unik Untuk Liburan

Akhir pekan adalah saat yang tepat untuk melakukan liburan. Tetapi, apakah Anda sudah menentukan pilihan kemana akan berlibur? Dirangkum dari laman businessinsider.com.

18 Bank Yang Masih Menawarkan Suku Bunga Rendah 2014

Pada 12 November lalu, Bank Indonesia kembali menaikkan suku bunga acuan 0,25% menjadi 7,5%. Padahal hingga pertengahan 2013, BI rate berada di titik terendah sepanjang sejarah, yakni 5,75%.

Jumat, 17 April 2015

Manfaat Soda Kue untuk Rumah Anda





Soda kue atau baking powder biasanya dipakai untuk pelengkap adonan kue agar mengembang dan empuk. Tetapi ada juga jenis soda lain yang bisa digunakan untuk hal selain minuman dan membantu menyelesaikan pekerjaan rumah.

Diambil dari Rumah.com  (www.rumah.com), ini dia manfaat soda kue buat rumah Anda :

1. Menghilangkan noda
Gosokkan soda kue pada noda di pakaian kotor, maka kotoran akan hilang.

2. Membersihkan lantai
Punya hewan peliharaan yang suka buang air sembarangan? Bersihkan lantai yang kotor dengan soda kue yang dicampur dengan air secukupnya.

3. Membersihkan dapur
Tuangkan soda kue di permukaan meja atau perlengkapan dapur yang kotor. Soda kue dapat membersihkannya tanpa harus dibilas lagi dengan sabun.

4. Membersihkan panci berkerak
Bisa juga untuk membersihkan panci yang berkerak sehingga kembali kinclong. Caranya, tuang soda kue ke dalam panci, diamkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

Silahkan dicoba !

Selasa, 14 April 2015

Tiga Tips Cerdas dalam Membeli Properti


Ada dua cara dalam membeli properti yaitu dengan cara tunai atau kredit. Jadilah pembeli properti yang cerdik dan perhatikan tiga hal dalam pembiayaan properti yaitu : tren suku bunga, tenor (masa cicilan) KPR, dan selisih suku bungan deposito dengan KPR (kredit pemilikan rumah).
Suku Bunga Deposito dan KPR
Jika selisih suku bunga dengan deposito tinggi, lebih dari 5% (misalnya bunga deposito 10% dan suku bunga KPR 17%), lebih baik membeli properti secara hard cash. (Baca: Kelebihan Investasi Properti Dibanding Investasi Finansial)
Jika selisih suku bunga deposito dengan suku bunga KPR antara 3% – 5% (misalnya bunga deposito 10% dan suku bunga KPR 14%), belilah dengan soft cash. Pembayaran soft cash bisa dengan cara mencicil bertahap atau bisa membayar DP besar dengan kredit KPR kecil.
Sementara itu, jika selisih bunga deposito dengan KPR kecil, yakni kurang dari 3% (misalnya bunga deposito 10% sementara suku bunga KPR 12%), belilah properti secara kredit dengan tenor selama mungkin (15 – 20 tahun).
Tenor KPR
Jika uang tidak cukup untuk membeli secara tunai, maka Anda mesti membeli dengan cara kredit. Kredit pun terbagi menjadi dua, yakni jangka pendek (short term) dan jangka panjang (long term). Jika selisih suku bunga dengan deposito tinggi (lebih dari 5%), lebih baik mencicil properti dengan short term atau tenor di bawah lima tahun.
Tetapi jika selisih suku bunga deposito dengan KPR antara 3% – 5 %, belilah dengan mencicil dalam jangka waktu menengah (mid term), yakni antara 5 – 10 tahun. Sementara itu, jika selisih bunga deposito dengansuku bunga KPR kecil (kurang dari 3%), belilah properti secara kredit dengan tenor di atas 10 tahun. (Baca:Tips Memilih Jangka Waktu Cicilan KPR)
Tren Suku Bunga
Saat tren suku bunga meningkat, ambillah kredit properti dengan suku bunga tetap (fixed rate). Sebelum krisis finansial global di akhir 2008, dimana suku bunga KPR meroket hingga 18%, banyak sekali pembeli yang beruntung mendapat KPR dengan suku bunga fix sampai beberapa tahun ke depan.
Sebaliknya jika tren suku bunga menurun, sebaiknya pergunakan suku bunga mengambang atau floating rate. Pada saat krisis finansial global seperti tahun 2008, suku bunga KPR melambung hingga 15%, bahkan sebagian bank menawarkan bunga KPR 18%. Jika tren suku bunga terlihat menurun, gunakan sistem floating. Dengan demikian, Anda bisa memperoleh suku bunga yang lebih rendah, setelah kondisi ekonomi membaik.

Sumber : Rumah.com

Kamis, 09 April 2015

Ingin Rumah Bebas Nyamuk, Ini Tipsnya !


Nyamuk, hewan pengganggu yang biasanya menyerang di malam hari dan mengganggu tidur. Selain itu, nyamuk juga membawa penyakit seperti, demam berdarah, chikungunya dan malaria.

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk membuat rumah bebas nyamuk :

1. Hilangkan genangan air
Cegah adanya genangan air dalam dan sekitar rumah, Cekungan di talang air atau wadah-wadah kecil seperti kaleng bisa menjadi tempat genangan air yang dapat digunakan nyamuk untuk berkembang biak. Sebaiknya keringkan air di talang dan mengubur wadah-wadah tersebut. Jika memiliki binatang peliharaan seperti burung berkicau, periksa tempat minumnya. Jika ada jentik nyamuk, bersihkan dan ganti air setidaknya dua kali dalam seminggu.

2. Potong Tanaman di Halaman
Pangkas tanaman yang terlalu rimbun di halaman Anda. Brightnest.com menyebutkan, nyamuk seringkali tinggal di tanaman rimbun dan semak liar. Memotongnya akan mengurangi jumlah nyamuk di rumah Anda.

3. Periksa Kawat Nyamuk
Pastikan kawat atau kasa nyamuk di lubang angin atau jendela rumah Anda dalam kondisi baik dan tak berlubang. Dengan demikian, nyamuk tak bisa masuk ke dalam rumah.

4. Rapikan Pakaian
Nyamuk suka hinggap di pakaian yang digantung di dinding atau di balik pintu. Rapikan pakaian Anda ke dalam lemari.

5. Bau yang Disukai Nyamuk
Webmd.com menulis, nyamuk dapat membaui mangsanya dari jarak 50 meter. Manusia dengan kadar asam urat tinggi, kolesterol, dan steroid di permukaan kulit dan keringat, cenderung menjadi sasaran utama nyamuk. 

Penelitian juga menunjukkan, nyamuk paling suka manusia dengan golongan darah O dan paling tidak suka dengan golongan darah A.

Untuk mengurangi potensi digigit nyamuk, jangan lupa mandi untuk bersihkan kulit dari bau keringat yang disukai nyamuk.

6. Gunakan Anti Nyamuk Alami
Mengusir nyamuk dengan obat anti-nyamuk kimia sebenarnya beresiko, terutama bagi anak kecil. Lebih baik gunakan tanaman atau aroma yang memiliki kemampuan mengusir nyamuk.Tumbuhan yang efektif menyingkirkan nyamuk antara lain lavender, zodia, rosemary, geranium, dan serai (Baca: Aneka Tanaman Pengusir Nyamuk  (www.rumah.com)).

Sementara, wewangian pengusir nyamuk antara lain minyak kayu manis, minyak rosemary, minyak serai, minyak cedar, minyak cengkeh, dan minyak peppermint. Juga bisa dibuat menjadi lilin aroma pengusir nyamuk (Baca: Cara Membuat Lilin Pengusir Nyamuk  (www.rumah.com)).

Sumber : Rumah.com  (www.rumah.com)

Selasa, 07 April 2015

Tips Membeli Rumah Kedua saat KPR Pertama Belum Lunas



Investasi properti yang ranum membuat banyak orang menjadi investor bahkan spekulan properti. Salah satu efek buruknya adalah kenaikan harga yang tak terkendali—sehingga tak terjangkau untuk kalangan menengah ke bawah yang berakibat pada meningkatnya backlog dan kredit macet.
Untuk mengatasi hal tersebut, Bank Indonesia mengeluarkan ketentuan baru terkait LTV (loan to value) yang berlaku sejak akhir 2013 lalu.
Untuk KPR/KPA tipe di atas 70 m2, uang muka (DP) rumah pertama minimal 30%, DP rumah kedua 40%, dan DP rumah ketiga 50%. Sementara KPR/KPA tipe 22 m2 – 70 m2, DP rumah kedua 30% dan DP rumah ketiga 40%.
Peraturan ini juga mengatur bahwa uang muka tidak boleh dibiayai oleh bank. Selain itu, fasilitas KPR hanya diberikan untuk rumah pertama. Artinya, jika telah mengajukan KPR pertama, Anda bisa mengajukan KPR untuk rumah kedua dengan syarat telah melakukan pelunasan terhadap tanggungan KPR pertama.
Lantas, bagaimana jika Anda yang ingin membeli rumah kedua saat KPR pertama belum lunas? Ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan:
1. Menunda keinginan membeli rumah sampai KPR pertama lunas sehingga bisa mengajukan KPR baru atau tabungan Anda mencukupi untuk membeli rumah secara tunai.
2. Mengajukan top-up kepada bank pemberi KPR, sehingga Anda mendapatkan sisa dana yang cukup dari persetujuan top-up tersebut untuk dibelikan rumah baru. Tentu saja rumah baru tersebut nilainya jauh lebih kecil dibandingkan rumah pertama jika Anda membelinya dengan mengandalkan dana dari plafon top-up.
3. Melakukan kerja sama dengan saudara atau teman untuk mengumpulkan dana patungan sehingga bisa membeli rumah secara tunai atau tunai bertahap. Jika tujuannya untuk investasi, maka setelah lunas rumah tersebut bisa dijual dan hasilnya bisa dibagi bersama.

Sumber : Rumah.com

Sabtu, 04 April 2015

Ingin Renovasi Rumah tapi Tidak Ada Biaya? Ini dia Jalan Keluarnya



Rumah yang ditinggali selama beberapa tahun biasanya memerlukan renovasi, besar maupun kecil. Namun terkadang Anda belum menyiapkan dana sedangkan renovasi sudah harus dilakukan. Simak tips berikut yang dapat memberi Anda jalan keluar untuk tetap merenovasi rumah.

1.  Ajukan Kredit Renovasi Rumah

Anda dapat menjaminkan sertifikat rumah Anda ke bank untuk mendapatkan kredit renovasi rumah. Bahkan sebagian bank ada yang bekerja sama dengan produsen semen untuk membuat program layanan pembiayaan renovasi rumah.


2. Kredit Renovasi BPJS Ketenagakerjaan

Bagi Anda karyawan yang sudah terdaftar sebagai anggota BPJS ketenagakerjaan (dulu bernama Jamsostek) dan sudah menjadi peserta minimal 5 tahun, Anda dapat memanfaatkan fasilitas kredit renovasi rumah. Dalam hal ini BPJS juga bekerja sama dengan beberapa bank dengan jaminan dana Anda yang tersimpan di dalam rekening BPJS ketenagakerjaan. Dengan proses yang mudah, Anda tinggal datang ke kantor BPJS terdekat dan melengkapi persyaratan yang diminta

3. Manfaatkan fasilitas Top Up untuk Biaya Renovasi

Bagi Anda yang memilliki rumah dengan fasilitas KPR dan status pembayarannya belum lunas sementara kondisi rumah sudah butuh renovasi, maka Anda bisa memanfaatkan fasilitas Top Up dari KPR Anda. Fasilitas ini biasanya dapat diberikan kepada nasabah yang sudah melewati separuh dari masa kredit dan memiliki riwayat kredit yang baik. Rumah yang saat ini masih dibiayai bank dalam bentuk KPR menjadi jaminannya.

KPR awal Anda akan ditutup dan Anda akan mempunyai kredit baru. Selisih dana plafon pinjaman Anda akan dikurangi dari sisa KPR sebelumnya dan dapat dimanfaatkan untuk renovasi rumah.

4. Over Kredit KPR untuk mendapatkan Dana Renovasi

Jika rumah Anda saat ini masih berstatus kredit (KPR), maka Anda dapat melakukan over kredit ke bank lain untuk mendapatkan dana. Selisih plafon kredit dengan sisa pinjaman dapat Anda gunakan untuk biaya renovasi. Cara ini dapat dilakukan apabila Anda tidak dapat melakukan pengajuan fasilitas top up kepada bank pemberi KPR Anda

5. Kerjasama dengan Toko Material

Memiliki anggaran terbatas untuk renovasi rumah dapat disiasati dengan bekerja sama dengan toko material dalam bentuk pembayaran pembelian material bangunan secara berjangka melalui angsuran bulanan. Karena toko material sendiri punya target dari pihak penyuplai (distributor) untuk segera menghabiskan stok di toko.

Tempo pembayaran biasanya dalam jangka pendek yaitu 1-3 bulan, dan syarat utamanya Anda harus dikenal baik oleh toko material bangunan tersebut. Anda dapat mengajukan perpanjangan tempo pembayaran jika reputasi Anda bagus atau mencari toko bangunan lain.

Biaya terbesar dalam merenovasi rumah adalah pembelian material bangunan. Jika sudah mendapatkan solusi, tinggal mencari biaya untuk tukang bangunannya. Jika Anda dapat menemukan kontraktor bangunan yang dapat diajak kerjasama pembayaran berjangka, tentu saja hal ini memudahkan Anda dalam merenovasi rumah.

Sumber : Rumah.com


Selasa, 31 Maret 2015

Tips Memilih TV Berlangganan



Bosan dengan ragam sinetron yang cenderung membosankan di stasiun televisai nasional. Kini banyak orang yang mulai beralih menggunakan layanan TV berlangganan. TV berlangganan memang lebih bervariasi dan atraktif dibandingkan TV nasional. Bukan hanya banyak pilihan, tetapi juga fleksibilitas pemilihan kanal sesuai tarif.

Saat ini semakin marak perusahaan penyedia TV berlangganan, Anda harus cermat memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berikut ini beberapa tipsnya :

1. Reputasi
Ketahui reputasi layanan TV berbayar yang hendak Anda pilih. Tanyakan kepada orang-orang terdekat Anda, kawan, tetangga, atau review melalui internet. Hindari TV dengan layanan buruk, meski memberi penawaran menarik.

2. Layanan Resmi
Pastikan apakah layanan yang hendak Anda gunakan resmi dan terdaftar. Saat ini banyak penawaran langganan televisi satelit dengan harga murah, namun patut dicurigai kualitasnya.

3. Kualitas Sinyal
Pilihlah layanan TV berbayar yang paling kuat sinyalnya di kawasan perumahan Anda. Percuma jika membeli paket layanan TV berbayar namun pada akhirnya tidak dapat menonton apa-apa. Ada baiknya bertanya kepada tetangga yang sudah menggunakan layanan TV berbayar.

4. Bijaksana Memilih Paket
Pilihlah paket yang benar-benar bisa ditonton keluarga Anda. Jika memiliki anak yang belum cukup umur, pastikan adanya kanal edukatif dan kanal khusus anak. Pilih paket berisi 10 hingga 30 kanal. Jika waktu luang Anda untuk benar-benar duduk menonton televisi tidak banyak, paket berisi 80 kanal akan menjadi terlalu berlebihan.

5. Waspada Syarat dan Ketentuan
Biasanya layanan TV berlangganan menggunakan jasa SPG dan SPB di pusat-pusat perbelanjaan untuk tujuan promosi. Jika beberapa SPG atau SPB ini menghampiri dan menawarkan promo yang terdengar menarik, jangan terburu-buru menandatangani formulir berlangganan! Mintalah selebaran promo yang dimaksud dan bacalah dengan seksama syarat dan ketentuannya. Bisa jadi SPG atau SPB yang menawari tidak menyebutkan tentang syarat dan ketentuan ini dengan jelas.

6. Sesuaikan dengan Isi Dompet
Layanan TV yang lebih mahal dari pesaingnya biasanya juga memiliki layanan yang lebih baik dari yang lain, seperti kualitas sinyal dan gambar atau pelayanan kepada pelanggannya.

Namun jangan terburu-buru membeli layanan dengan harga paling mahal! Lakukan survei kecil dengan via internet dan bandingkan harga yang ditawarkan oleh beberapa penyedia TV berbayar. Bisa saja menemukan layanan berkualitas dengan harga lebih murah.

Sumber :Rumah.com

Kamis, 26 Maret 2015

Perhatikan Hal-hal Berikut Sebelum Membeli Rumah Bekas


Kondisi fisik rumah bekas terkadang cenderung menurun, harganya pun belum tentu lebih murah dibanding rumah baru, terutama di kawasan sunrise property
Untuk Anda yang berencana ingin membeli rumah bekas, berikut beberapa tips dan trik yang perlu diperhatikan:

1. Kondisi Fisik
Perhatikan tampilan luarnya, meskipun tampilan luar saja tak cukup. Periksa juga kondisi dinding, lantai, saluran air, kayu jendela dan pintu, langit-langit, serta bukaan dan sirkulasi udara. Tanyakan juga usia bangunan tersebut. Usia fisik bangunan yang umum berkisar 30 – 40 tahun. Di atas itu, bangunan sudah memerlukan renovasi besar-besaran.

Ajak teman atau orang lain yang mengerti seputar bangunan rumah, untuk memberi opini kedua.

2. Sumber Air
Cek sumber air. Lokasi sumur pompa ideal berjarak 10 meter dari septic tank. Jika kurang dari 10 meter, ada kemungkinan air minum kurang layak dikonsumsi.Bila sumber air berasal dari PAM, pastikan pemilik rumah tidak bermasalah dengan tagihan air.

3. Listrik
Periksa apakah daya listrik di rumah tersebut cukup untuk segala peralatan elektronik Anda. Jika dirasa tidak cukup, Anda bisa upgrade daya secara online lewat pln.co.id. Pastikan instalasi kabel listrik dalam kondisi baik, jangan sampai terjadi korslet listrik yang dapat menyebabkan kebakaran.

4. Surat-surat
Periksa Surat Hak Milik (SHM), Izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan sertifikat rumah beserta tanah tersebut. Pastikan juga apakah pemilik yang tertera di surat-surat tersebut adalah pemilik asli rumah tersebut. Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) juga jangan lupa ditanyakan dan minta bukti pembayarannya. Selain itu, pastikan pula rumah tersebut tidak sedang dalam sengketa. Jika ternyata rumah tersebut masih dalam sengketa, sebaiknya dibatalkan rencana membeli rumah tersebut daripada harus repot di kemudian hari.

5. Lingkungan Rumah
Tak hanya kondisi fisik, untuk keamanan dan kenyamanan, lingkungan rumah juga harus jadi perhatian. Cek apakah daerah itu memiliki kondisi jalan yang baik atau penerangan yang cukup. Survei juga, apakah di kawasan tersebut sering terjadi kemalingan atau rawan banjir.

6. Anggaran Rumah
Pertimbangkan, apakah akan membayar secara tunai atau kredit. Ada baiknya menambah anggaran 10% untuk biaya renovasi rumah. Bila tak memiliki cukup uang, ada trik yang bisa dilakukan. (Baca:Tips Beli Rumah dengan Uang Terbatas

Sumber : Rumah.com

Selasa, 24 Maret 2015

6 Hal Ini Bikin Kamar Terlihat Sempit




Anda yang memiliki ruang kamar yang kecil akan membawa tantangan untuk mendekornya. Membuat ruangan yang sempit tetap terasa nyaman, saatnya gunakan kreativitas dan imajinasi yang tinggi agar barang yang diletakkan di dalam kamar tidak menciptakan kesan ruang yang sesak.

Disinyalir dari Rumah.com  terdapat 6 kesalahan yang sering dilakukan dalam mendekorasi ruang sempit antara lain :

1. Berpikir Horizontal, bukan Vertikal
Meletakkan barang secara horizontal menghabiskan ruang yang sebenarnya terbatas. Manfaatkan dinding kamar untuk membuat beberapa susunan rak atau sekat untuk meyimpan barang.

2. Melipat baju, bukan Menggantung.
Susun baju secara vertikal dengan melipatnya bukan digantung. Dengan begitu akan memiliki ruang untuk menyimpan sepatu  dan perlengkapan lainnya di dalam sekat lemari yang tersedia.

3. Tempat Tidur di Atas Lantai
Buat tempat tidur tampak melayang di atas kamar. Menyangga tempat tidur dengan anak tangga merupakan cara yang paling mudah dan murah untuk memberikan ruang penyimpanan di bawah tempat tidur.

4. Memasukkan Semua ke Dalam Laci
Korbankan beberapa millimeter di dalam laci untuk membuat sekat dan membaginya ke dalam beberapa tempat sehingga barang di dalam laci akan tersimpan lebih rapi dan teratur.

5. Menggunakan Warna Cat Gelap
Warna cat yang gelap dapat membuat ruangan tampak sesak dan sempit. Berikan warna yang cerah dan bercahaya pada kamar, sehingga dapat menimbulkan ilusi yang lebih luas dan membuat kamar tampak lebih hidup.

6. Membiarkan Kamar Berantakan
Memiliki barang yang berserakan dalam ruangan kecil hanya akan membuat kamar Anda semakin sempit. Simpan barang yang sudah tidak digunakan dalam waktu dekat dan singkirkan beberapa barang yang sudah tidak dipakai dengan membuang atau menjualnya.



Jumat, 20 Maret 2015

Mengapa KPR Anda Ditolak?



Anda mungkin pernah mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah) namun ditolak bank. Untuk mengajukan KPR sendiri memerlukan prasyarat tertentu yang harus dipenuhi. Pihak bank akan menyeleksi dengan ketat calon konsumen untuk mengurangi potensi kredit macet.

Kira-kira apa saja penyebab KPR ditolak oleh pihak bank? Berikut ulasannya: 

1. Catatan Keuangan Buruk


Jika Anda menunggak tagihan kartu kredit atau cicilan kendaraan bermotor, bisa dipastikan Anda masuk dalam daftar hitam tersebut. Jika memang sudah masuk dalam black list Bank Indonesia, akan sulit mendapatkan kredit dari bank. Karena bank tidak mau berspekulasi mengucurkan kredit kepada nasabah yang tidak membayar cicilan kredit mereka. (Baca : Masuk Black List Bank Indonesia? Ini Jalan Keluarnya)

2. Pendapatan Tak Cukup untuk cicil KPR


Bank biasanya menghitung cicilan KPR sekitar 30% atau 1/3 dari jumlah penghasilan bulanan/ Jika 30% penghasilan tidak cukup untuk bayar cicilan, maka jangan berharap pengajuan KPR dikabulkan. 

3. Masa Kerja Kurang dari Dua Tahun

Beberapa bank memberikan persyaratan yang cukup ketat. Untuk karyawan, bank memberi syarat telah bekerja atau menjadi karyawan tetap selama dua tahun. Jika kurang dari itu, harus menyertakan surat keterangan kerja /SK pengangkatan dari kantor sebelumnya, sehingga masa kerja genap/melampaui dua tahun. (Baca : Tips KPR bagi Pasangan ) 

4. Dokumen Kurang Lengkap
Bank sangat teliti dalam mengecek setiap dokumen dan data-data yang diberikan. Sedikit saja ada kesalahan atau ada data yang berbeda bank bisa membuat KPR ditolak. Misal Anda menulis pendapatan sebesar Rp7juta per bulan, setelah dihubungi ke kantor ternyata hanya Rp5 juta per bulan.

Nyalakan selalu ponsel Anda untuk menjawab panggilan telepon dari bank. Susah dihubungi juga bisa menjadi alasan penolakan pengajuan KPR. 

5. Usia Pensiun
Bank memberikan persyaratan yang cukup ketat saat pengajuan KPR, yaitu usia maksimal nasabah saat cicilan berakhir 55 tahun – 65 tahun (sesuai aturan masin-masing bank)

Hitung usia Anda hingga masa tenor selesai, jangan sampai melebihi batas tersebut. Bila dalam masa mencicil KPR, masuk dalam masa pension maka siap-siap KPR ditolak.



Sumber : Rumah.com  

Kamis, 12 Maret 2015

7 Tips Rumah Sejuk Tanpa AC

7 Tips Rumah Sejuk Tanpa AC



RumahCom – Banyak yang menggunakan pendingin ruangan (AC) sebagai jalan pintas bila rumah terasa gerah atau panas.
Namun bagi Anda yang ingin mengurangi budget listrik sekaligus lebih ramah lingkungan, ada tujuh tips yang dapat dilakukan:
Langit-langit Tinggi 
Plafon rendah membuat rumah terasa sempit dan sumpek. Sebaliknya, plafon tinggi akan membuat ruangan terlihat makin luas dan terasa sejuk.
Menghilangkan plafon sehingga ruang terbuka hingga atap juga bisa jadi pilihan. Untuk mengurangi panas, Anda dapat menggunakan lapisan aluminium foil yang dipasang di bawah genteng. (Baca: 9 Tips Langit-langit Tampak Lebih Tinggi)
Bukaan yang Cukup 
Rumah juga harus memiliki banyak bukaan yang mengizinkan udara alami masuk. Hal ini dapat menjadi solusi untuk rumah dengan plafon rendah.
Ventilasi Silang 
Sebuah jendela dalam satu ruangan ternyata tidak cukup. Agar pertukaran udara berjalan baik, perlu dibuat ventilasi silang (cross ventilation), setidaknya dengan dua buah jendela atau lubang angin yang berhadapan. (Baca: Tips Rumah Bebas Gerah)
Dinding Styrofoam 
Dinding styrofoam biasanya dipakai di studio rekaman sebagai peredam suara. Namun, ternyata struktur styrofoam yang tersusun dari butiran tersebut tidak dapat menghantarkan panas. Ini yang membuat styrofoam menjadi isolasi termal yang baik.
Turbine Ventilator
Dipasang di atap rumah, turbine ventilator dilengkapi dengan sirip-sirip untuk menangkap angin. Angin yang berembus, ditangkap sirip dan dialirkan ke dalam ruangan, sehingga terjadi sirkulasi udara dalam ruangan.
Kaca Film 
Ada beberapa jenis kaca film yang beredar di pasaran: sekadar untuk menjaga privasi, untuk keamanan rumah, dan menolak panas matahari masuk ke dalam rumah. Kaca film jenis terakhir ini mulai banyak dipakai di gedung atau hunian berkonsep ramah lingkungan—yang ingin sinar matahari masuk tetapi tidak membuat ruangan menjadi gerah.
Perbanyak Tanaman 
Tanaman yang rindang di pekarangan rumah dapat membuat rumah menjadi sejuk. Namun, apa jadinya jika halaman rumah terbatas? Solusinya, Anda bisa menanam tanaman rambat menggunakan pergola atau tanaman yang merambat di dinding. Selain membuat suasana adem, tanaman juga memasok oksigen bagi penghuni. (Baca: Jenis Tanaman Rambat untuk Hunian Anda)

sumber : Rumah.com