Senin, 02 Desember 2013

TIPS Untuk Dinding Retak Dan Lembab

Dinding yang lembap dan retak memang kerap terjadi dan mengganggu tampilan rumah. Retak halus atau retak rambut disebabkan faktor non-struktural, seperti perbedaan muai susut bahan yang terkait dengan suhu, serta komposisi bahan yang kurang tepat.



Sementara itu, dinding lembap—biasa disebut ompol—disebabkan rembesan air hujan, celah yang terbentuk pada pertemuan dinding rumah Anda dengan rumah sebelah, serta pengecatan pengecatan dinding luar yang tidak sempurna.

Namun jangan khawatir, beberapa tips berikut ini dapat menjadi solusi permasalahan tersebut: 

Dinding Retak 

1. Periksa retakan di dinding yang membuat tampilan dinding menjadi jelek. 

2. Belah plesteran dinding dengan mesin pemotong selebar 5 cm. Penggunaan mesin potong lebih baik ketimbang membuka plesteran tembok dengan pahat besi, karena hasil potongan dan tambalannya akan lebih bagus.

3. Tambal dengan adukan semen dan pasir, kemudian ditutup dengan acian. 

Dinding Lembap

1. Cari penyebab ompol pada dinding dan bersihkan. 

2. Setelah dibersihkan, dinding lembap bisa dilapis dengan cat alkali sebagai cat dasar. Baru kemudian dicat dengan cat tembok biasa dengan warna kesayangan Anda.

Pengecatan

1. Pengecatan bisa dilakukan dengan kuas atau rol. Penggunaan rol lebih disukai karena mampu mempercepat pengecatan, sementara kuas digunakan untuk mengecat bagian yang sempit. Tetapi perlu diingat, memakai rol membuat penggunaan cat lebih boros. 

2. Agar bau cat cepat hilang, jendela dan pintu di rumah harus dibuka, sehingga udara akan masuk dan mempercepat pengeringan.

Sumber : Rumah

0 comments:

Posting Komentar